EKBIS.CO, JAKARTA -- Pemerintah disarankan untuk mengimpor sapi-sapi bakalan untuk tambahan pasokan. Dengan demikian secara bertahap sapi bakalan ini bisa digemukkan di peternakan rakyat dan unit usaha menengah.
"Kalau yang diimpor daging, tidak akan memberikan nilai tambah bagi peternak," ujarnya Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana, Rabu (17/7).
Ia mengingatkan pemerintah agar menjaga tambahan kuota tidak lantas membuat kondisi peternak terpuruk. Pemerintah diminta berhitung cermat dan fokus pada penambahan populasi. Selain itu diperlukan ketegasan dari pemeirntah untuk mencegah pemotongan sapi betina produktif yang menurutnya masih banyak dilakukan melihat harga daging yang tinggi.
"Bukan hanya sapi betina potong, sapi juga sapi perah. Jika tidak dihentikan, akan terjadi krisis sapi yang lebih besar lagi dari sekarang," ujarnya.