Ahad 17 Apr 2022 16:28 WIB

Konsumsi Mulai pulih, Saham Peritel Ini Dulang Cuan 

Salah satu peritel yang mendulang keuntungan ialah Mitra Adi Perkasa dan Ace Hardware

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha
Ace Hardware.
Foto: ANTARA/RENO ESNIR/
Ace Hardware.

EKBIS.CO,  JAKARTA -- Tingkat konsumsi masyarakat mulai meningkat setelah pemerintah melonggarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christine Natasya, mengatakan kondisi ini berdampak positif bagi kinerja emiten peritel. 

Salah satu peritel yang mendulang cuan berkat dilonggarkannya PPKM yaitu PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI). Pendapatan MAPI pada kuartal IV 2021 tercatat sebesar Rp 6,3 triliun, tumbuh 115,3 persen qtq dan 35,6 persen yoy. Sementara sepanjang 2021, pendapatan MAPI tumbuh 24,1 persen yoy menjadi Rp 18,4 triliun. 

Baca Juga

Pada kuartal IV 2021, MAPI berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 522,4 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya yang mengalami kerugian. Secara tahunan, laba bersih MAPI tumbuh signifikan 912 persen. Adapun sepanjang 2021, MAPI juga berhasil mencetak laba bersih Rp 438,9 miliar dari tahun sebelumnya yang mengalami rugi Rp 553,7 miliar.

"Kami percaya lonjakan pendapatan MAPI terutama didukung oleh meningkatnya kunjungan pelanggan ke gerai-gerai perseroan sejak pemerintah melonggarkan PPKM darurat pada kuartal tersebut," kata Christine dalam risetnya, dikutip Ahad (17/4/2022). 

Investor pun mengapresiasi kinerja positif saham MAPI ini. Hal tersebut tercermin dari harga saham MAPI yang menguat sejak awal tahun sebesar 25,35 persen ke level 890. Dalam satu bulan terakhir, saham MAPI bahkan sempat terbang hingga 6,83 persen. 

Pada tahun ini, Christine memperkirakan pendapatan MAPI berpotensi tumbuh dua digir sebesar 19,9 persen yoy yang didukung pemulihan ekonomi nasional. Mirae Asset Sekuritas Indonesia pun menegaskan kembali rekomendasi Beli untuk saham MAPI dengan target harga Rp 1.130.

Saham peritel lainnya yang diuntungkan dengan relaksasi PPKM yaitu PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES). Pada kuartal IV 2021, laba bersih ACES tumbuh kuat sebesar 381,5 persen yoy menjadi Rp 381,5 miliar. "Perbaikan terlihat secara kuartalan karena adanya pelonggaran PPKM pada kuartal tersebut," terang Christine. 

Perusahaan dapat menurunkan biaya operasional sebesar 32,1 persen yoy dan meningkatkan laba operasi sebesar 70,4 persen yoy. Akibatnya, marjin laba usaha meningkat menjadi 23 persen di kuartal IV 2021. Secara kumulatif, sepanjang 2021 laba bersih ACES tercatat sebesar Rp 704,4 miliar atau berada di atas perkiraan konsensus.

Di sisi lain, pendapatan ACES pada kuartal IV 2021 turun 4,3 persen yoy menjadi Rp 1,84 triliun. Namun, secara kumulatif 2021, pendapatan ACES mencapai Rp 6,5 triliun sejalan dengan perkiraan konsensus.

Perusahaan diperkirakan dapat memulihkan pendapatannya kembali ke periode sebelum pandemi. Christine pun meningkatkan rekomendasi Trading Buy untuk saham ACES dengan target harga Rp 1.150. Saat ini, saham ACES telah berada pada posisi 1.145. Dalam satu bulan terakhir, harga saham ACES telah naik hingga 8,02 persen. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement