Kamis 22 Sep 2022 00:38 WIB

Pembiayaan UMKM Mampu Atasi Kesulitan dalam Peningkatan Usaha

Pembiayaan untuk UMKM mampu mengatasi kesulitan dalam meningkatkan usahanya.

Red: Bilal Ramadhan
Restock melakukan penandatanganan kerja sama dengan Bank Utomo (PT. BPR Utomo Manunggal Sejahtera Lampung) yang berbasis di Lampung. Pembiayaan untuk UMKM mampu mengatasi kesulitan dalam meningkatkan usahanya.
Foto: Istimewa
Restock melakukan penandatanganan kerja sama dengan Bank Utomo (PT. BPR Utomo Manunggal Sejahtera Lampung) yang berbasis di Lampung. Pembiayaan untuk UMKM mampu mengatasi kesulitan dalam meningkatkan usahanya.

EKBIS.CO, JAKARTA – Restock.id, perusahaan peer to peer (P2P) lending yang berbasis di Jakarta, semakin menggiatkan pembiayaan inventory financing untuk UMKM (borrowers) di kwartal terakhir tahun 2022 ini. Berbagai kolaborasi dijalankan dengan institusi lender dan bank.

Pada September ini, Restock melakukan penandatanganan kerja sama dengan Bank Utomo (PT. BPR Utomo Manunggal Sejahtera Lampung) yang berbasis di Lampung. Kerja sama antara Restock.id dan Bank Utomo bertujuan untuk memajukan sektor pembiayaan segmen UMKM dengan penyaluran pembiayaan usaha berupa inventory financing kepada UMKM berupa fasilitas kredit.

Pada kwartal ketiga tahun 2022, Restock.id berhasil dan sukses menyalurkan pendanaan kepada UMKM dengan jumlah Rp 1,4 triliun dengan Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB90) 100 persen.

CEO Restock.id, Tiar Karbala mengatakan, Restock.id fokus di pembiayaan berbasis inventory untuk membantu brand lokal seluruh indonesia. "Kami bangga dengan kehadiran Bank Utomo, salah satu BPR (Bank Perkreditan Rakyat) terbesar di Indonesia, yang siap support Restock dan brand lokal yang berada di bawah naungan Restock," kata Tiar dalam rilisnya, Rabu (21/9/2022).

Restock.id, sejak berdiri di tahun 2019, telah sukses menghasilkan solusi bagi UMKM yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan usahanya, mulai dari untuk pembiayaan produksi barang dengan collateral stock atau inventory (inventory financing; aset produk atau inventori usaha dijadikan sebagai jaminan untuk mendapatkan pembiayaan dari pemberi dana), hingga membantu pergudangan/warehousing beserta dengan sistem fulfillment-nya.

Di Indonesia, Restock jadi P2P lending pertama yang memudahkan pembiayaan UKM dengan menggunakan aset dan inventori usaha untuk djadikan jaminan pembiayaan. Selain perusahaan fashion retail, brand lokal yang juga menjalani kerja sama dengan Restock.id adalah perusahaan dari bidang healthcare (masker, hand sanitizer) yang diproduksi secara massal, dan juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan consumer goods (barang kebutuhan sehari-hari).

Rudy Hasanudin selaku Direktur Utama Bank Utomo, mengatakan, Bank Utomo sangat senang dengan kerja sama yang dijalankan dengan fintech Restock.id. "Kami berharap dapat memberikan kontribusi baik kepada pertumbuhan UMKM di Indonesia, khususnya untuk para brand lokal terbaik," kata Rudy.

UMKM di seluruh Indonesia dapat mengajukan pendanaan kepada Restock.id, dan dapat dilakukan oleh individu maupun badan hukum. Beberapa syaratnya adalah individu (WNI) yang memiliki usaha online/badan hukum yang berdomisili di wilayah Indonesia, menyiapkan dokumen legalitas dan informasi individu atau badan hukum sebagaimana diperlukan, memiliki data inventori dan data penjualan, memiliki laporan keuangan dan mutasi rekening minimal enam bulan terakhir, dan telah beroperasi minimal satu tahun.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement